Keajaiban itu, berawal saat mahasiswa baru yang bernama Tira menginjakkan kakinya di sebuah kampus tersohor. Yaitu institut teknologi bandung, dengan tekad yang kuat untuk menuntut ilmu di kampus tersebut. Ia mulai membuat jejak-jejak mimpinya. Setelah disambut dengan hangat di kampus tersebut, ia mulai menuliskan mimpi-mimpinya pada dua lembar kertas dan ia tempelkan pada dinding kamar kostnya. Pada suatu ketika ada teman-teman Tira yang berkunjung ke kostnya dan mereka melihat dua lembar kertas yang tertempel dinding kostnya tersebut mereka membaca isi dari dari dua lembar kertas tersebut yang berisikan impian-impian yang dituliskan oleh Tira. Setelah itu teman-teman Tira pun berkata padanya “hahaha, sudahlah Tir… itu kan cuman hayalan kamu aja”, ujar teman-teman Tira dengan ekspresi menyindirnya. Lalu Tira menjawabnya dengan santai “gak apa-apa kok sob siapa tau suatu hari nanti jadi kenyataan”, lalu teman-teman Tira tersadar akan semangat yang besar dari Tira mereka pun memberikan dukungan untuk Tira dan berkata “oke deh Tir semoga aja impianmu itu bukan jadi pajangan belaka”, “oke sob, terima kasih atas dukungan kalian” sahut Tira. Selain teman-teman yang mendukung Tira banyak juga teman-teman yang mencemooh bahkan mencaci makinya. Namun ia tak perduli akan hal itu. Ia tetap bersemangat menggapai impian-impiannya dan berkata dalam hatinya “mimpi itu ti
... baca selengkapnya di Jejak-Jejak Keajaiban Mimpi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
merupakan perpaduan seimbang antara herba thibbun nabawi dan herba dalam negeri yaitu minyak habbatussauda, minyak zaitun, minyak bawang putih (garlic)
Kamis, 15 September 2016
Jejak-Jejak Keajaiban Mimpi
Sabtu, 02 Juli 2016
Setengah Jam Saja
Seperti biasa Michael, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Elvin, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur?” sapa Michael sambil mencium anaknya.
Biasanya, Elvin memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari.
Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Elvin menjawab, “Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”
“Lho, tumben, kok nanya gaji Papa? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja, Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo?”
Elvin berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Michael beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Elvin berlari mengikutinya.
“Kalau satu hari Papa dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.
“Wah, pinter kamu.
Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perinta
... baca selengkapnya di Setengah Jam Saja Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Rabu, 13 Januari 2016
Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : HALILINTAR DI SINGOSARI
ARUS Kali Brantas mengalun tenang di pagi yang cerah itu. Sebuah perahu kecil meluncur perlahan melawan arus dari arah Trowulan. Di atasnya Ada dua orang penumpang berpakaian seperti petani. Yang satu berusia hampir setengah abad. Rambutnya yang disanggul di sebelah atas sebaglan nampak putih. Raut wajahnya yang terlindung oleh caping lebar jauh lebih tua dari usia sebenarnya. Kumis dan janggutnya lebat. Tetapi jika orang berada dekat--dekat padanya dan memperhatikan wajahnya dengan seksama akan ketahuan bahwa kumis dan janggut lebat itu adalah palsu.
Orang bercaping itu duduk di sebelah depan perahu. Kedua matanya memandang lurus-lurus ke muka. Sesekali tangan kanannya meraba sebilah keris yang terselip di pinggang, tersembunyi di balik pakaian hitamnya. Orang kedua adalah pemuda berbadan kekar. Pakaiannya lecek dan basah oleh keringat. Sehelai kain putih terikat di keningnya. Rambutnya yang panjang tidak disanggul di atas kepala, tapi dibiarkan terlepas menjela pundak.
"Gandita, aku sudah dapat melihat pohon cempedak miring di tepi kali di ujung sana," berkata lelaki yang lebih tua.
Gandita, pemuda yang mendayung pe
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #67 : Halilintar Di Singosari Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 03 Januari 2016
Alhamdulillah
Kehidupan memang terkadang menyedihkan dan terkadang juga menyakitkan untuk direnungi bahkan dijalani, itulah yang dihadapi Aku saat ini. Aku harus banting tulang demi menghidupi kedua Adikku, walaupun sesungguhnya Aku masih sekolah, tapi semua itu Aku lakukan dengan ikhlas demi kedua Adikku. Kini Aku sudah kelas 11 di SMA BUDI SASTRA, sekolah yang memang terkenal elit. Mengapa Aku bisa masuk ke sekolah itu? Ya karena Anugrah ALLAH SWT. lah Aku dikaruniai otak yang cerdas sehingga bisa masuk dan menimba ilmu disana walau hanya melalui jalur beasiswa, sungguh Aku sangat mensyukuri itu semua.
Setiap hari Aku harus berjualan kue, memang itu adalah dagangan bibiku yang dititipkan untuk dijual oleh ku, keuntungan yang sedikit bukan berarti mematahkan semangatku untuk mencari uang dan menghidupi kedua Adikku yang masih di bangku SD dan SMP kelas 8 itu. Aku membawa daganganku ke sekolah, tanpa rasa malu Aku menjajakan kueku kepada teman-teman dan seluruh warga sekolah disana yang terkadang A
... baca selengkapnya di Alhamdulillah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 06 Desember 2015
Obat Alami Layila
Di pinggir jalan, seorang anak yang kira-kira berusia 12 tahun duduk sambil berjualan obat-obatan alami. Namanya Layila. Barang dagangannya masih lengkap, belum ada yang terjual. Daun sirih, lidah buaya, dan barang-barang lainnya yang ia jual belum ada yang dibeli satupun. Setiap ada orang yang lewat, ia sudah berusaha menawarkan dagangannya, tapi pasti tidak ada yang mau. Bahkan ada yang pura-pura tidak melihatnya. Karena adzan maghrib sudah berkumandang, Layila pun langsung membereskan obat-obatan yang ia jual dan membawanya pulang.
“Bagaimana jualannya hari ini?” Tanya Ummi.
“Sama kayak kemarin, Mi.” jawab Layila sedih. Ummi menghela napas.
“Besok, kan, hari Minggu. Kamu nggak sekolah, kan? Besok kamu jualanya dari pagi saja, ya. Siapa tahu kalau pagi-pagi banyak yang mau beli,” kata Ummi. Layila mengangguk, lalu segera menuju kamarnya.
Walaupun sangat lelah sehabis pulang sekolah, Layila tidak akan menolak perintah Ummi. Apapun yang Ummi suruh, mau mudah atau sulit, pasti ia lakukan. Seperti menjual obat-obatan alami sepulang sekolah.
Esok paginya, tidak seperti Minggu pagi biasanya, Layila bang
... baca selengkapnya di Obat Alami Layila Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Minggu, 22 November 2015
Kotak Cinta Untuk Ibu
Mother, how are you today?
Here is a note from your daughter
With me everything is ok
Mother, how are you today?
Mother, don’t worry, I’m fine
Promise to see you this summer
This time there will be no delay
Mother, how are you today?
***
Hari-hariku di kampus di penuhi dengan kegiatan di orgamawa. Ditambah dengan jadwalku memberi les. Semua terasa berat, ingin rasanya aku memiliki satu hari yang khusus dihadiahkan untukku. Agar aku bisa beristirahat. Sedikit menghirup udara segar dan terbebas dari rutinitas dunia kampus. Aku adalah mahasiswi kos di dekat kampus. Rumahku yang jauh membuatku selalu rindu dengan kedua orang tuaku. Terutama ibu. Kini, aku belajar mengatur rumah kecil, dapur dan keuanganku.
Otak seperti dikuras habis untuk memikirkan kuliyah, organisasi, les, kebutuhan, tugas dan seabrek catatan-catatan hidupku yang harus aku pikirkan. Seolah-olah, otak ini sudah mendidih. Layaknya satan kelapa, yang masih saja dipaksa diambil santannya. Seperti aku yang selalu memaksa otakku untuk terus berpikir dan berpikir. Bagaimana hidupku terus berjalan dan maju ke depan.
Rasa capek dan bosan sering mem
... baca selengkapnya di Kotak Cinta Untuk Ibu Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu
Sabtu, 21 Februari 2015
Sacrifice of Love
Pagi ini hari pertama Senandung masuk sekolah setelah libur kenaikan kelas. Seperti biasa sahabatnya Fira selalu menghampirinya untuk berangkat ke SMAN Bina Bangsa. Sekarang mereka sudah naik ke kelas 11. Saat Fira datang “Senandung.. kelas kita diacak!” kata Fira dengan nada khawatir kepada Senandung yang sedang memakai sepatu.
“Hah..? diacak!!? Yang bener kamu!?”
“Iya, beneran!?”
“Trus kita sekelas nggak?!”
“Sekarang kita sekelas”
“Trus dia sekelas sama kita nggak?”
“Iya.. sekelas”
Senandung hanya tediam dengan muka yang agak gelisah. Fira dan Senandung adalah sepasang sahabat tapi beda kelas mereka adalah anak kelas imercy (kelas unggulan). Lalu batin Senandung hanya mengeluh “Oh.. dear kenapa harus satu kelas?”
“Fira, sebenernya aku udah denger desas desusnya kalau waktu kelas 11 ini kelas kita bakal diacak..”
“Trus kamu gimana?”
“Gimana apanya?”
“Ya itu..”
“Oh.. itu, ya.. aku harus bisa membaur lah.. kan satu kelas,” Dengan muka tersenyum tidak bahagia.
“Ya udah berangkat yuk..”
Lalu Senandung segera beranjak dari posisi duduknya dan pamit dengan orangtuanya lalu berangkat.<
... baca selengkapnya di Sacrifice of Love Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Jumat, 20 Februari 2015
Wiro Sableng #143 : Perjanjian Dengan Roh
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : PERJANJIAN DENGAN ROH
DALAM kegelapan dan dinginnya udara malam, Djaka Tua tambatkan kudanya di batang pohon kelapa. Debur ombak serta deru tiupan angin laut selatan terdengar sambung-menyambung tak berkeputusan. Lelaki berusia lebih setengah abad ini memandang dulu ke arah laut luas sebelum melangkah menuju gundukan batu membentuk bukit terjal setinggi sepuluh tombak dan panjang hampir tigaratus kaki di samping kirinya. Walau sebelumnya cuma satu kali datang ke tempat itu namun Djaka Tua masih ingat jalan yang harus diambil. Di malam gelap tidak mudah menyusuri lamping bukit batu terjal serta licin terkikis angin mengandung garam. Sesekali dia dikejutkan oleh suara kepak sayap kelelawar yang terbang rendah.
Djaka Tua adalah pembantu di rumah seorang pejabat tinggi yang diam di pinggiran Kotaraja. Nama sebenarnya Akik Sukro namun karena sampai usia limapuluh tahun lebih dia belum beristri, teman-teman memanggilnya Djaka Tua. Tidak kawinnya Akik Sukro mungkin karena cacat yang dideritanya sejak kecil yaitu dia memiliki sebuah punuk di belakang leher sehingga tidak
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #143 : Perjanjian Dengan Roh Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Selasa, 17 Februari 2015
Semut Yang Pindah Rumah
“Maju.. maju..
dia mendekat, cepatlah..
kita harus selamat sampai di sana..”
Begitulah suara riuh-riuh kecil yang kudengar sejak dari tadi aku bangun tidur. Meraka keluar dari kediaman pertama mereka, berbaris entah itu menuju kemana. Perjalanan mereka yang begitu panjang, membuat mereka takut akan terjadi sesuatu.
Aku yang langsung kaget melihat mereka, dapatkah engkau bayangkan ketika bangun tidur mereka berbaris di dinding, sedangkan wajahku mengahadap kesana. Sontak aku langsung kaget, saat itu juga rasa ngantukku hilang, padahal awalnya aku malas sekali untuk bangun. Rasa takut meghampiriku. Tapi, lama-lama rasa itu mulai hilang, aku mulai memperhatikan mereka dengan seksama, apa yang mereka fikirkan? Mengapa mereka tampak terlalu tergesa-gesa berjalan?
mungkin mereka mengira bahwa aku adalah raksasa jahat yang akan mengganggu mereka.. hmm.. mereka terlalu berprasangka buruk terhadapku, tapi lama-kelaman pasukan mereka bertambah sampai- sampai ratu mereka juga keluar. Aku yang tadinya niat tidak akan mengganggu mereka mulai merubah fikiran, kaya’nya mereka yang akan menakut-takutiku.
Aku beraksi, aku ambil minyak angin aku semburkan pada mereka, sontak mereka berkeliaran tak tau arah lagi. Aku mulai prihatin, banyak di antara mereka keluar dari jalur yang ada, kehilangan arah kerena semburan tadi. Hidup mereka memang sulit. Ada saja yang mengganggu mereka di tengah perjalanan. T
... baca selengkapnya di Semut Yang Pindah Rumah Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Kamis, 12 Februari 2015
Keluargaku Motivasiku
Kicauan burung di pagi hari yang saling bersautan, Mugkin itu biasa dan sudah tradisi di pedesaan, rasanya pedesaan tidak lengkap tanpa adanya kicauan burung. namun pagi ini, pagi yang berharga dan yang beda bagiku setelah sekian lama aku di rantau orang kini akhirnya aku bisa bangun pagi di tanah kelahiranku, LAMPUNG TIMUR tercinta.
Di tengah kebahagiaan ku tersimpan kesedihan ketika aku melihat ayah dan bundaku di pagi buta meraka sudah bergegas untuk bekerja keras demi anak-anaknya. Buruh koret atau sering orang berkata upahan ya itulah pekerjaan orangtuaku, walau begitu tapi aku tetap bangga mempunyai orangtua yang sangat sayang padaku. Orangtuaku motivasiku ya… aku termotivasi dari mereka, sungguh pengorbanan yang mereka lakukan untuk anaknya takkan bisa tuk digantikan oleh apa yang ada di dunia ini.
Dalam do’a aku selalu panjatkan ya allah berilah aku hidayahmu ya allah, berikan kesuksesanmu untukku agar aku dapat membahagiakan orangtuaku dan saudara-saudaraku dan orang-orang yang membutuhkan ya allah. M
... baca selengkapnya di Keluargaku Motivasiku Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Senin, 09 Februari 2015
Memperbaiki Boneka
Liping, gadis kecil disuruh ibunya ke toko 7 Evelen dekat rumahnya untuk membeli sesuatu, dengan pesanan untuk segera kembali ke rumah setelah membeli barang yang dimaksud. Namun sejam...dua jam kini telah berlalu. Liping belum juga kembali dan hal ini membuat ibunya penasaran dan cemas.
"Ke mana saja engkau pergi?" Tanya ibunya dengan teriakan keras ketika Liping akhirnya muncul di depan pintu.
"Mami...maafkan Liping. Aku tahu kalau aku terlambat pulang." Kata Liping penuh penyesalan. "Tapi...tadi boneka Lingling, teman Liping, rusak. Aku harus membantunya memperbaiki boneka itu." Lanjut Liping menjelaskan.
"Engkau membantu Lingling memperbaiki bonekanya? Bagaimana caranya engkau memperbaikinya?" Lanjut ibunya dengan penuh rasa heran.
"Jujur bu...,saya tak mampu perbaiki bonekanya...saya hanya duduk di samping Lingling dan menangis bersamanya." Lanjut Liping.
Tertawalah bersama mereka yang tertawa dan menangislah bersama mereka yang menangis.
Sahabat adalah ia yang senantiasa berada di sampingku, bahkan juga di saat ketika dunia seakan mati.
... baca selengkapnya di Memperbaiki Boneka Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 17 Desember 2014
3 x 8 = 23
Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.
Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?"
Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".
Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"
Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"
Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".
Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu ka
... baca selengkapnya di 3 x 8 = 23 Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Sabtu, 06 Desember 2014
Wiro Sableng #181 : Selir Pamungkas
Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212
Karya: Bastian Tito
Episode : MALAM JAHANAM DI MATARAM
TIBA-TIBA LANTAI MENGEPUL. MEMANDANG KE BAWAH WIRO MELIHAT LINGKARAN PUTIH DI SEKELILING KAKINYA BERUBAH MERAH LALU WUSSS! SATU LINGKARAN API MENJULANG KE ATAS SETINGGI KEPALA! WIRO SEKARANG BENAR-BENAR SADAR KALAU DIRINYA TELAH MASUK DALAM JEBAKAN KEN PARANTILI. NYALA KOBARAN API YANG HANYA SATU JENGKAL MENGITARI TUBUHNYA MEMBUAT WIRO, SEPERTI DIPANGGANG. "SELIR JAHANAM! JANGAN HARAP KAU BISA LOLOS DARI TANGANKU!" RUTUK WIRO. DIA CEPAT MENJEJAKKAN DUA KAKI KELANTAI, SIAP MELOMPAT KELUAR DARI LINGKAR KOBARAN API. TAPI ASTAGA! DUA KAKI TAK MAMPU BERGERAK! DUA TELAPAK KAKI LAKSANA DIPANTEK KE LANTAI!
SATUSEPERTI dituturkan dalam Episode "Sesajen Atap Langit", ketika berada di kawasan Candi Plaosan Lor, Wiro dan kawan-kawan kedatangan seorang perempuan muda cantik jelita mengaku bernama Ken Parantili dan merupakan selir pertama Penguasa atau Raja Negeri A
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #181 : Selir Pamungkas Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Rabu, 19 November 2014
Siapa yang Bersabar Pasti Akan Beruntung
“Assalamua’alaikum ibu, Aku pulaanggg…” teriakku setelah sampai rumah.
Tidak ada yang menyahut. Kemana ibu? pikirku.
Apakah ibu bekerja? tapi ini kan hari Sabtu, biasanya hari Sabtu dan Minggu ibu libur dari pekerjaannya. Aku berkeliling mencari ibu. Sampai ketika aku mencari beliau di kamar mandi, aku menemukan sosok yang tergeletak tak berdaya dengan kepala penuh darah.
“Ibu…” jeritku.
Saat itu juga aku berlari ke luar rumah untuk meminta bantuan kepada tetangga terdekat. Ketika aku beritahu keadaan ibu, tetanggaku itu langsung berlari menuju rumahku. Dia berkata ibu harus segera di bawa ke rumah sakit.
Dokter masih memeriksa keadaan ibu. Aku berdoa mudah-mudahan ibu tidak apa-apa. Akhirnya dokter pun keluar.
“Maaf, pasien sudah dipanggil oleh Yang Maha Kuasa.” kata sang dokter.
Aku tak bisa berkata apa-apa. Aku berpikir, mengapa ibu meninggalkanku secepat ini? Aku masih perlu beliau. Tapi, apa daya, ini semua sudah menjadi kehendakNya. Tangisku pun meledak.
Setelah ibu dikuburkan, aku tak tahu harus bagaiman
... baca selengkapnya di Siapa yang Bersabar Pasti Akan Beruntung - Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1
Minggu, 28 September 2014
Apa itu Sistem Imunitas ?
Apa penyebab Sistem Imunitas terganggu ?
- Pola hidup yang tidak sehat
- Gangguan metabolisme
- Kelelahan fisik yang menyebabkan stres
- Pengaruh obat yang berlebihan
- Faktor genetik
Gejala awal gangguan sistem imun biasanya ditengarai oleh adanya peradangan. Peradangan adalah salah satu respon pertama dari sistem imun terhadap infeksi. Gejalanya adalah kemerahan dan bengkak yang diakibatkan oleh peningkatan aliran darah ke jaringan, seperti:
- Infeksi akut (misalnya: pilek, flu)
- Infeksi telinga
- Infeksi saluran pernapasan (sinus)
- Kelelahan yang tidak dapat dijelaskan
Penyakit yang dapat timbul karena gangguan Sistem Imunitas berdasarkan golongannya
- Imunodefisiensi, gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan terjadinya peningkatan kerentanan terhadap infeksi, dan perlambatan proses penyembuhan penyakit.
- AIDS
- Kanker
- Berbagai infeksi virus, jamur, atau bakteri
- Alergi
- Autoimun
- Biasakan mengonsumsi gizi yang seimbang
- Olahraga
- Istirahat yang cukup
- Redam stres dengan relaksasi atau dengan melakukan aktivitas yang menyenangkan
- Hindari polusi asap: rokok, debu, knalpot kendaraan
- Hindari minuman beralkohol
- Obat-obatan
Pencegahan yang dapat dilakukan
- Menjaga pola makan yang sehat dengan mengonsumsi gizi yang seimbang
- Olahraga
- Istirahat yang cukup
Timbul berbagai penyakit, seperti AIDS, kanker, flu, pilek, sinus, dan sebagainya.
sumber prodia.co.id
